Momen Berharga Menemani Anak Lomba
Kalau ada satu momen yang selalu membuat saya deg-degan sekaligus bangga, itu adalah saat mendampingi anak mengikuti lomba mendongeng di sekolah. Sejak beberapa minggu sebelumnya, hampir setiap sore rumah kami dipenuhi suara anak saya yang berlatih. Kadang intonasinya belum pas, kadang ekspresinya masih malu-malu. Tapi setiap hari saya melihat perkembangannya, sampai akhirnya rasa percaya dirinya mulai tumbuh.
Hari lomba pun tiba.
Sejak pagi saya sudah menyiapkan semua kebutuhannya, mulai dari kostum, properti sederhana, hingga bekal makanan. Anak saya terlihat tenang, tetapi saya tahu di balik senyumnya pasti ada rasa gugup. Begitu namanya dipanggil panitia, saya ikut menahan napas. Rasanya campur aduk antara bangga, haru, dan berharap semua latihan yang selama ini dilakukan bisa terbayar di atas panggung.
Saya sengaja berdiri di barisan depan agar bisa melihat ekspresi wajahnya dengan jelas. Ponsel sudah siap di tangan karena saya tidak ingin melewatkan satu detik pun penampilannya. Momen seperti ini hanya terjadi sekali, jadi rasanya sayang kalau tidak diabadikan.
Saat Mata Tidak Lagi Senyaman Biasanya
Awalnya semua berjalan lancar. Saya sibuk merekam setiap gerakan, setiap dialog, bahkan setiap senyum anak saya. Namun, beberapa menit kemudian saya mulai merasa mata agak SEpet. Saya mengira hanya karena terlalu fokus melihat layar ponsel sambil sesekali mengalihkan pandangan ke panggung.
Karena ingin mendapatkan hasil rekaman terbaik, saya tetap melanjutkan. Saya terus menatap layar, memperbesar gambar, lalu memastikan wajah anak saya tetap masuk dalam frame.
Tidak lama kemudian, mata mulai terasa PErih. Ruangan yang menggunakan AC, ditambah fokus melihat layar dalam waktu cukup lama, membuat rasa tidak nyaman itu semakin terasa. Saya beberapa kali berkedip lebih sering, tetapi sensasi perihnya belum juga hilang.
Puncaknya terjadi ketika anak saya memasuki bagian paling seru dari cerita. Saat itulah mata saya mulai terasa LElah dan berat. Saya sempat kehilangan fokus beberapa detik karena harus mengusap mata dan berkedip berkali-kali. Untung saja saya masih bisa kembali merekam sampai penampilannya selesai.
Sepulang dari acara, saya sedikit menyesal. Seharusnya saya bisa menikmati penampilan anak dengan lebih tenang, bukan malah sibuk melawan rasa tidak nyaman di mata.
Dari situ saya baru mencari tahu bahwa apa yang saya alami ternyata termasuk Gejala Mata Kering. Mata SEpet, PErih, dan LElah ternyata merupakan gejala yang cukup umum. Bahkan saya baru tahu kalau 4 dari 10 orang pernah mengalami mata kering, dan sekitar 50% di antaranya tidak menyadari kondisi tersebut. Tidak heran jika banyak orang menganggap gejala SePeLe itu benar-benar sepele, padahal dampaknya bisa mengurangi kenyamanan saat menikmati momen yang penting.
Sejak pengalaman itu, saya mulai membiasakan diri untuk mengistirahatkan mata ketika terlalu lama melihat layar, memperbanyak minum air putih, tidak mengucek mata sembarangan, dan lebih peka ketika mata mulai terasa tidak nyaman.
Insto Dry Eyes yang Kini Selalu Menemani Aktivitas Saya
Beberapa hari setelah lomba, saya sempat bercerita kepada teman sesama orang tua. Ternyata ia pernah mengalami hal yang sama dan menyarankan saya mencoba Insto Dry Eyes.
Saya pun mencari tahu lebih lanjut dan akhirnya mulai menggunakannya. Insto Dry Eyes membantu memberikan kelembapan pada mata sehingga membantu meredakan gejala mata kering yang sering saya rasakan.
Sekarang, Insto Dry Eyes selalu saya simpan di dalam tas. Saat harus mendampingi anak latihan, menghadiri acara sekolah, bekerja lama di depan laptop, atau berada di ruangan ber-AC, saya tidak lagi khawatir jika mata mulai terasa SEpet, muncul sensasi PErih, atau mulai LElah. Saya cukup Tetesin Insto Dry Eyes sesuai aturan pakai, lalu mata terasa lebih nyaman sehingga saya bisa kembali fokus menikmati momen tanpa terganggu.
Buat saya, pengalaman mendampingi anak lomba menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mata sama pentingnya dengan mempersiapkan momen itu sendiri. Jangan sampai gejala mata kering membuat kita kehilangan kesempatan menikmati detik-detik berharga bersama orang-orang tercinta.
Yuk, mulai lebih peduli pada kesehatan mata. Jangan anggap remeh gejala SePeLe, karena momen indah tidak akan terulang untuk kedua kalinya. Selalu siapkan Insto Dry Eyes agar mata tetap nyaman dan kita bisa menikmati setiap aktivitas dengan lebih maksimal. Bersama #InstoDryEyes, mari wujudkan #BebasMataKering dan ingat selalu bahwa #MataSePeLeJanganSepelein.

Komentar
Posting Komentar